Posted by: deatantyo | June 28, 2011

Belajar pada Malam

Seharusnya kita belajar pada malam. Ia tampak hitam dari luar. Tapi dari dalam, lihat berapa banyak orang yang memerlukan kehadirannya. Ada bintang, bulan, awan dan hujan, semua bersandar pada malam. Dalam Al Quran disebutkan malam menjadi pakaian, tempat manusia menyeka peluh, meletakan beban-beban. Begitu seharusnya kita manusia. Biarlah setiap orang menatap kita hitam, tapi teruslah kita berikan sesuatu pada segala di sekitar kita. Biarlah kita menjadi pakaian bagi mereka. Biarkan kita menjadi tempat bersandar bagi mereka.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: