Posted by: deatantyo | April 29, 2011

Kemasukan Jin

Berikut kisah nyata seorang teman Fikom Unpad 2006, saat kemasukan Jin. Beliau menuliskan pengalamannya dalam bukunya “Terbebas dari Kegelapan”. Bukunya mengalir lancar. Sampai tibalah di bagian akhir buku, pada sub bab “Kata-kata lucu dari Mr.X (sebutan Jin, red)” :

1. Saat dibacakan ayat kursi, makhluk itu nyeletuk, “Kursi? Kursi mah tempat duduk. hahahaha”.

(Sed, lagi serius-serius baca ada episode beginian. Jinnya jayus bener! tekbal ayat kursi pula. T.T)

2. Saat Bapak nanya, “Dimana rumah kamu?”, makhluk itu menjawab, “Di Indralayang!”. Kata bapak, “Kenapa kamu gak pulang? Gak tahu jalan naik bus, naik Budiman aja”.

(Jiaahh! gantian bapaknya jayus, kaga mau kalah! :D)

3. Saat film barat distel, makhluk itu berkata, “Kamu ngejek saya ya?! Saya kan ga bisa Inggris. Saya bisanya bahasa Indonesia, bahasa Sunda, ama bahasa Jawa”.

(Halahh, Jin edisi bilingual, kaga gaol, kaga pernah ikut student exchange! :D)

4. Saat Ghozi (adik) mau merekam, “Hei! Mau merekam ya? Jin juga bisa kok merekam, tapi ada alatnya tau!!”.

(haha, Jin edisi sensi. Heeiiy bwiaazh4 azz4 dwonkzz ngOmOng’naa!!!)

Awalnya pas baca ni buku: cukup bagus, kata-katanya ngalir lancar dan kalem, sendu dan cukup “terasa” pngalaman si penulisnya. Eh di akhir buku ada beginian. Sumpah dah, jadi bingung pengen simpati, sedih, haru, apa ngakak.

SUMPAAH.. JINNYA GARING ABIISS!! (T.T)
The best bener dah. haha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: