Posted by: deatantyo | November 19, 2010

Damai Bersamamu

“Aku termenung dibawah mentari. Diantara megahnya alam ini. Menikmati indahnya kasihmu. Kurasakan damainya hatiku. Sabdamu bagai air yang mengalir. Basahi panas terik di hatiku, menerangi semua jalanku. Kurasaan tentramnya hatiku.

Jangan biarkan damai ini pergi. Jangan biarkan semuanya berlalu. Hanya padamu Tuhan tempatku berteduh dari semua kepalsuan dunia.

Bila kujauh dari dirimu, akan kutempuh semua perjalanan. Agar selalu ada dekatmu. Biar kurasakan lembutnya kasihmu.

Hanya padamu tuhan, tempatku berteduh, dari semua kepalsuan.. Dari semua kepalsuan dunia”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: