Posted by: deatantyo | October 7, 2010

Forget Netherland

“Tatap nanar dengan mata kita yang berapi-api”

Ini bukan tentang harga diri kita. Bukan tentang kekhawatiran Bapak Pres kita. Bukan juga tentang masalah HAM yang mencla-mencle.

Katakan pada Belanda : Ini bangsa besar. Kita bukan bangsa tempe. Kita bukan bangsa yang angler ngglenggem dan mencla-mencle. Tatap nanar dengan mata kita yang berapi-api. Kita meraung, menggeledek, dan mengguntur. Ajari mereka untuk mengeja : Nyali kita setara 250 juta jiwa.

“O Indonesia. Forget netherland, your internal problems are far more important…”


Responses

  1. entah bagaimanapun aleen akan tetap cinta Belanda, untuk pendidikan dan masa depan. Tapi, itu tidaklah lebih dari aleen lebih memilih Makkah dan Madinah untuk disinggahi, dan Indonesia untuk dihuni.. hehe

    • Bareng kalo gitu. Habis Saya ke Jepang, Makkah (Haram), Madinah (Nabawi), Palestine (Aqsa).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: