Posted by: deatantyo | July 6, 2010

Bintang Jatuh

“Bintang tidak begitu. Ia tak pernah berubah. Selalu menenangkan.”

Saya pernah melihat bintang jatuh. Dini hari. Indah. Dan pasca kejadian itu, beberapa kali, hampir setiap malam Saya tengadahkan pandangan menuju langit. Berharap muncul kejadian serupa. Sayangnya, ia tak kunjung datang. Lalu mengapa ia sangat Saya nanti? Karena ia bintang, lebih besar pundaknya untuk menerima permasalahan-permasalahan manusia. Lebih luas kapasitas hatinya untuk menanggung beban. Lebih mau mendengar. Tak pernah berprasangka. Tak pernah bosan. Tak memiliki emosi seperti kita manusia yang suatu kali baik, ramah dan menyenangkan tapi di lain waktu berubah, tiba-tiba sangat berbeda. Bintang tidak begitu. Ia tak pernah berubah. Selalu menenangkan.

Dan sekali lagi, malam ini, di waktu yang sama, di tempat yang sama. Saat Saya hadirkan pandang menuju bintang. Sayang, kembali ia tak kunjung datang.

(Dea Tantyo, dini hari)


Responses

  1. Bintangpun kadang berubah.. ia tak selalu ada, kadang ia murung karena tertutup awan. kadang ia pun sedih lalu menjatuhkan dirinya sendiri. Namun pasti ada saatnya ia bersinar lebih terang.

    Hidup ini siklus. Bertabahlah.

    Manusiapun mempunyai siklus. Bersabarlah.

    Tantangan hidup selalu datang. Hadapilah.

    Tak ada manusia yang sempurna. Berkacalah.

    Great blog mas! salam kenal..🙂

  2. Nice comment. Nuhun ya. Semoga bisa saling menginspirasi. Mari menjadi bintang, terang, menyinari yang lain.😉

  3. Tapi sayang mas, saya tak ingin menjadi bintang yang kadang dapat memantulkan sinar matahari kadang bersembunyi dibalik awan.

    Saya ingin menjadi diri sendiri yang berusaha menyimpan cahaya di hati dan memancarkannya setiap saat, dan disaat cahaya saya redup saya berharap akan ada seseorang yang berbaik hati menyinari hidup saya.😉

    • bintang tidak memantulkan cahaya matahari mas…dia punya sinar sendiri, kan matahari pun termasuk bintang..:)

      • aha, iya betul, nah begini lebih baik mungkin..bintang yang kadang dapat memantulkan sinar nya kadang bersembunyi dibalik awan.
        Terimakasih koreksinya ai, tapi saya mba lho, belum berubah menjadi mas.🙂

  4. Amin. Jangan bergerak karena dimotivasi, tapi bergeraklah agar termotivasi. Nuhun ya komennya. Terus semangat!!🙂

  5. can we pretend that airplanes in the night sky are like shooting stars?

    – B.O.B. feat Hayley Williams-

  6. Can we pretend that shooting stars in the night sky are like airplanes?🙂

    • itu mah namanya bouraq, kang.. hehehe.

      kadang saya curiga, jangan2 bouraq itu pesawat terbang. cuma orang jaman dulu pada blom tahu aja itu namanya pesawat terbang.. (halaaahhh…)

      • Do You Know? banyak bukti yang menerangkan kalo di zaman sebelum kita, teknologi jauh lebih maju dan canggih? Sayang pemahaman kita terdistorsi oleh pelajaran sejarah manusia purba yang tanpa sadar kita aminkan sejak bangku sekolah.🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: