Posted by: deatantyo | June 9, 2010

Hujan

“Andai kau duduk di sampingku saat itu”

Andai kau duduk di sampingku saat itu

ketika hujan merintik membasahi sudut-sudut kotamu

tentu kau akan tahu

tentang gemiricik yang membiaskan pandanganku

tentang bebanmu yang juga menyesakkan jiwaku

Aku sadar, kristal yang terjatuh dari langit itu

tidak hanya tentang pendar air yang merunduk ke bumi

tapi juga tentang isak yang terhambur dari sudut matamu

Dan seharusnya kau tahu,

Saat ribuan malaikat turun membersamai butir kristal itu

Saat itu akupun memikirkanmu

(Dea Tantyo, Hujan)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: