Posted by: deatantyo | May 29, 2010

Pemuda Mana yang Tak Pernah Jatuh Cinta?

“Sekian lama kuketuk pintumu yang tak kunjung terbuka. Dan kini setelah terbuka, baru aku sadar kalau selama ini aku mengetuknya dari dalam.”

Oleh : Dea Tantyo

Hingga saat ini mataku berkedip, masih sulit bagiku mengartikan cintamu. Dan aku malu, untuk mengakui bahwa sekali lagi aku telah jatuh cinta. Padamu, yang kerap diam-diam mengalihkan duniaku.

Pun mencintaimu seperti udara. Sejuk di kalbu. Kemudian menghangatkan rongga dada. Dan kau pun ingat, telah sekian lama kuketuk pintumu yang tak kunjung terbuka. Dan kini setelah terbuka, baru aku sadar kalau selama ini aku mengetuknya dari dalam. Ah, katakan padaku, pemuda mana yang tidak pernah jatuh cinta?

“Gaudeamus igitur, juvenes dum sumus”.
Dan Tuhan, untukmu kulantunkan rindu dan jenak cinta itu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: