Posted by: deatantyo | May 28, 2010

Biarlah…

“Karena sebenarnya kita justru merasakan kebalikannya. Kenikmatan, ketenangan, kedamaian, kebersahajaan, yang tak bisa dibayar oleh apa pun.”

By : Anonymous

Saudaraku, biarlah, banyak yang mengira menapaki jalan ini, jalan para Nabi, jalan orang-orang shalih, jalan para syuhada, jalan para pejuang da’wah, adalah beban yang sangat berat. Berat karena harus banyak bertabrakan dengan kondisi yang berbenturan dengan keinginan. Berat karena selalu bersinggungan dengan realitas yang tidak sejalan dengan harapan. Berat karena betapa kemungkaran begitu merajalela. Berat karena harus terus menerus berjalan melawan arus yang berbeda dengan kebanyakan orang…

Biarlah orang menyangka seperti itu. Karena sebenarnya kita justru merasakan kebalikannya. Kenikmatan, ketenangan, kedamaian, kebersahajaan, yang tak bisa dibayar oleh apa pun. Karena kita justru merasakan pengorbanan itu sebagai sumber kebahagiaan. Karena kita justru merasakan jerih payah dan kesulitan di jalan ini sebagai kunci ketenangan hati. Karena kita justru merasakan peluh dan darah di jalan ini, adalah syarat meraih kemenangan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: